Rampok di Rawamangun Pekanbaru Berhasil Bawa Kabur Brankas 

Jumat, 13 Juli 2018 | 03:05:23 WIB

GILANGNEWS.COM - Kawanan perampok yang beraksi di rumah mewah, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau, berjumlah tiga orang, Kamis (12/7/2018). Mereka menggunakan helm dan membawa kabur brankas kecil yang belum diketahui isinya.

Saat kejadian, di rumah itu ada dua orang perempuan, yakni seorang asisten rumah tangga dan anak pemilik rumah. Pelaku mengikat asisten rumah tangga, Mi, dengan ikat pinggang dan jilbab.

Berdasarkan penyelidikan sementara polisi,  sekitar pukul 10.00 WIB, asisten rumah tangganya masuk ke dalam kamar dan langsung mengunci pintu. Dia meminta anak majikannya untuk segera menelpon polisi karena rumah mereka didatangi tiga orang begal.

  • Baca Juga Wali Kota Pekanbaru: Pemeriksaan Kesehatan Gratis Sudah Jangkau 60 Persen Anak Sekolah
  • Baca Juga Henny Sasmita Wahid Kunjungi Buluh Cina, Dorong Orang Tua Rutin Bawa Anak ke Posyandu
  • Baca Juga Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Tinjau PKG di SMA Negeri 2 Pekanbaru
  • Baca Juga TP PKK Riau Apresiasi Pekanbaru atas Capaian Imunisasi Bayi Lengkap
  • Anak pemilik rumah langsung menelpon ibunya yang sedang berada di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir dan sejumlah anggota keluarganya di Pekanbaru. Kejadian itu dilaporkan ke polisi.

    Polisi langsung bergerak cepat datang ke lokasi kejadian. Kedua korban yang ada dalam rumah langsung diamankan. Polisi mengepung dan menyisir setiap sudut rumah untuk mencari pelaku tapi tidak ditemukan. 

    "Pelaku berhasil membawa kabur brankas berukuran kecil yang ada di kamar orang tua korban. Tidak diketahui apa isinya," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto.

    Terkait kabar adanya satu unit mobil milik pelaku yang dikabarkan tertinggal di lokasi, dibantah Bimo. Diketahui kalau mobil tersebut milik anak pemilik rumah.

    Pelaku juga tak menggunakan senjata api seperti disebutkan sejumlah warga di sekitar kejadian."Pelaku menggunakan parang. Pelaku diduga tiga orang dan menggunakan helm," kata Bimo.

    Sementara itu, berdasarkan tetangga korban, rumah mewah itu merupakan milik mantan pegawai Bank Negara Indonesia (BNI). Saat ini, pegawai tersebut tidak ada di rumah karena sedang menjalani proses hukum atas kasus dugaan tindak pidana korupsi. 

    Polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Saat ini, pelaku masih dalam penyelidikan.

    Terkini